Bagaimana Musik Punk Jadi Budaya Buah Muda dan Pesan Ideologis?

Munculnya suatu kebiasaan tidak terlepas dari imbas kebiasaan lainnya. Itu juga dengan punk, sebuah subkultur dan genre musik yang berkembang semenjak paruh pertengahan abad ke-20.

Malah historis musik, gaya musik punk lahir dari rok garasi pada pertengahan 1960-an. Mulanya, mereka mencoba untuk mengikuti gaya musik rok yang populer, namun terdapat gubahan pada efek dan notasinya yang dipelajari secara otodidak. Pemrakarsanya merupakan grup band seperti Seeds, Lift, 13th Floor Elevators, dan ? (petunjuk tanya), dan Mysterians.

Istilah untuk mengacu genre musik ini bahkan muncul. Punk berasal dari bahasa gaul penjara yang berarti \\\”seorang yg tidak berpengalaman\\\” atau \\\”seorang yang tidak berarti\\\”. Lagu-nyanyian ini bahkan identik dengan kalangan si kecil muda yang serasi dengan pesan-pesan ideologis atas kecemasan mereka.

menerangkan di Britannica. Punk bermunculan di seluruh dunia, secara khusus di Inggris dan Amerika Serikat.

\\\”Pada tahun 1975 punk datang untuk menandakan adegan rok sastra minimalis yang berbasis di sekitar CBGB, klub Kota New York daerah Patti Smith Group and Television tampil,\\\” tulisnya. \\\”Ramones juga tampil di sana, dan album debut self-titled 1976 mereka menjadi slot mahjong cetak biru untuk punk: gitar sebagai derau putih, drum sebagai tekstur, dan vokal sebagai semboyan permusuhan.\\\”

Imbas musik dan subkultur itu kemudian menyebar ke Inggris. Sejak itulah lahir Sex Pistols yang punya semboyan-semboyan politis readikal. Sex Pistols bahkan mengumumkan manifestonya dengan single-nya berjudul Anarchy in the U.K.

Budaya punk semakin meningkat. Para penikmatnya bahkan identik dengan gaya berpakaian hitam dan gaya rambut skinhead atau jabrik.

Pada pertengahan 1977, sebagian besar majalah musik menampilkan band punk familiar. Heike Mund, jurnalis DW melaporkan, pada dekade 1970-an band bahkan memegang nada musik mereka seperti punk.

Hal itu terjadi pada The Rolling Stones, Genesis, Pink Floyd, dan Supertramp. Gaya bermusik seperti Janis Joplin, Jimi Hendrix, dan Jim Morrison dari The Doors yang jadi guru pada 1960-an ditinggalkan.

Empat dekade setelahnya, punk jadi pilar industri arus utama, terang Mund. Bunyi punk sering disalin dan dipinjam untuk genre lain seperti hard rock, ska, metal, dan techno.

Punk juga berkembang menjadi punk populer (pop-punk) dan emo yang menyebar ke seluruh dunia. Di Indonesia kita mengenalnya seperti Pee Wee Gaskins dan Killing Me Inside. Sementara punk seperti Superman is Dead dan Rocket Rockers.

Skatepunk

Malah kebiasaan, punk membawa dampaknya ke seluruh dunia untuk sikap konfrontasi si kecil muda, termasuk olahraga ekstrem papan luncur (skateboard).

\\\”Kekuatan lebih dari browsing, sebab papan luncur sedikit lebih gaduh—sedikit lebih berbahaya. Dan punk rok memiliki sedikit bahaya di baliknya. Ada banyak kesamaan yang terjadi, namun tenaga merupakan yang paling penting. Walhasil di balik punk rok dan saat Anda berada di papan luncur, Anda benar-benar mentah,\\\” kata Steve Olson, atlet papan luncur profesional di Huckmag.

Pasalnya, punk dan olahrga papan luncur memiliki latar belakang yang sama. Persamaannya merupakan, ekspresi yang dimunculkan dengan perlengkapan ala kadarnya atau do-it-yourself, dan tekanan lingkungan yang memicu orang harus bergerak.

Punk dan ideologi
Pandangan anarki Sex Pistols benar-benar nyentrik, secara khusus Inggris merupakan negara monarki. Mereka membikin lagi God save the Queen yang menyebut Ratu dengan kecaman, seperti rezim fasis, dan tidak punya masa depan dan mimpi untuk Inggris.

Ia, punk diidentikan dengan sebagian gerakan politik kiri, bahkan radikal. Mark Bray, seorang profesor di University of Hong Kong dalam Antifa: The Anti-Fascist Handbook mengatakan

Dalam the Guardian, Bray menerangkan bahwa golongan antifa tumbuh pada 1970-an, seiring dengan makin populernya partai politik sayap kanan.

\\\”Punk sendiri tidak berpengaruh segera pada bergabungnya aku dengan golongan gerilya, tentu saja, namun punk memang membantu memperkuat politik radikal aku,\\\” kata Brace Belden. Semisal seorang pejuang di Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG).

\\\”Berada dalam komunitas dengan tingkat kesadaran dan solidaritas tertentu di antara orang-orang benar-benar membantu dalam hal itu,\\\” lanjutnya di the Guardian.

Pesan-pesan politis bahkan masih tersiar via nyanyian punk hingga kini. , sebagian nyanyian band punk Amerika Serikat Green Day yang isinya berupa kritik sosial dan pada pemerintah. Di Indonesia bahkan demikian, seperti apa yang dilakukan Superman is Dead via nyanyiannya atas persoalan yang dihadapi di negara ini.

error: Content is protected !!