Chris Martin: Coldplay Akan Stop Buat Musik Baru pada 2025

Coldplay akan berhenti menulis musik baru sebagai band pada tahun 2025, menurut komentar baru dari Chris Martin. Sebagaimana dilansir NME (22/12), penyanyi hal yang demikian membikin pengumuman itu terhadap presenter Radio 2 BBC Jo Whiley pada acara The Zoe Ball Breakfast Show pada hari Rabu. Wiley membagikan klip audio dimana Martin dapat terdengar mengonfirmasi informasi hal yang demikian.
“Ya, saya tahu saya dapat memberi tahu Anda: rekaman terakhir kami akan keluar pada https://covecasualrestaurant.com/ 2025 dan setelah itu saya pikir kami cuma akan melakukan tur,” kata Martin.

Mungkin kami akan melakukan sebagian hal kolaboratif tapi katalog Coldplay, seolah-olah, selesai dikala itu,” tambahnya.
Whiley menambahkan bahwa sebab kejenakaan sang vokalis, dia tak senantiasa tahu kapan dia berdialog dengan sungguh-sungguh.
“Dia senantiasa sangat lucu dan saya tak pernah yakin apakah dia bersenda gurau atau serius,” katanya terhadap Ball.
Coldplay merilis album sanggar kesembilan mereka “Music Of The Spheres” permulaan tahun ini.
“Kami akan membikin 12 album. Sebab itu banyak untuk menuangkan segalanya untuk membuatnya. Aku menyukainya dan itu luar lazim, tapi juga sangat intens,” kata Martin terhadap NME pada bulan Oktober.
“Aku merasa seperti sebab saya tahu tantangan itu terbatas, membikin musik ini tak terasa sulit, rasanya seperti, ‘Inilah yang mesti kami lakukan’,” lanjutnya.
Dia menambahkan,” Aku tak berpikir itu yang akan kami lakukan. Aku tahu itulah yang akan kami lakukan dalam hal album sanggar.”
Coldplay menarik diri dari dua pertunjukan permulaan bulan ini setelah percobaan Covid positif dari member grup tur mereka. Band ini dijadwalkan bermain di Capital Jingle Bell Ball di London pada 11 Desember dan kemudian muncul di The Voice Of Germany dua hari kemudian.
“Kami mengirimkan cinta kami terhadap individu yang terkena imbas dan berharap mereka kencang pulih,” tulis band itu dalam sebuah pernyataan yang diposting ke media sosial.
Martin juga mengakui bahwa masih ada “perjalanan yang cukup panjang” untuk menemukan metode tur yang sepenuhnya ramah lingkungan.

error: Content is protected !!