Music Ulasan Paralyzed Dengan Suara Secara Khas Agnes Monica kini Menjadi Penyanyi Berhasil

Setelah penantian yang cukup panjang semenjak album “Agnes Is My Name” dirilis pada Februari lalu, hasilnya Agnes Monica meluncurkan video klip terbarunya Paralyzed. Video klip yang berdurasi sekitar 4 menit 27 detik ini diputar perdana di acara musik Dahsyat di RCTI pada 12 April 2011 setelah sebelumnya Behind The Scene dari video klip hal yang demikian ditayangkan pada 28 Maret 2011. Sebagian teaser berupa foto – foto ketika pengambilan gambar video klip yang diambil di Indonesia dan di L.A telah pernah di leaked oleh manajemen Agnes Monica melalui Official Situs Agnes Monica, akun twitter manajemen Agnes Monica @AgnesMonicaEnt dan melalui akun twitter pribadi Agnes Monica @agnezmo. Lalu bagaimana video klip Paralyzed yang telah ditunggu – tunggu jutaan fans Agnes Monica di Indonesia?

Pengambilan gambar video klip Paralyzed ini di ambil di Indonesia dan Los Angeles. Di Indonesia Paralyzed disutradarai oleh Alyandra Pandjipoera dan untuk di L.A disutradarai oleh David Lehre (Kawan Agnes ketika menjadi host red carpet di American Music Awards). Konsepnya unik mencampurkan perpaduan nuansa tradisional Indonesia dan taste mancanegara. Buat aku video klip Paralyzed ini yaitu sebuah fashion music video karena memunculkan banyak pakaian yang unik dan edgy. Di permulaan video kita bisa memperhatikan Agnes dengan wig keriting merah sambil membawa bongkahan emas berbentuk chocolate bar bertuliskan Agnes Is My Name. Di scene berikutnya Agnes masuk ke dalam sebuah bar/club yang berisi manusia – manusia unik, disana Agnes menemukan sesosok pria rupawan lalu Agnes menaruh gold bar-nya itu di atas meja bar tempat pria itu duduk. Selanjutnya video banyak mengambil gambar Agnes yang sedang menari, berdua dengan pria rupawan hal yang demikian, dan banyak adegan close-up Agnes dengan berjenis-jenis tipe kostum.

Berdasarkan aku video klip Paralyzed ini kurang fokus akan pesan dan jalan cerita yang https://tiendasdeconveniencia.org/ berharap diberi tahu, video klip ini lebih cenderung memperlihatkan fashion style dari Agnes Monica dibanding jalan ceritanya. Satu hal yang aku sayangkan yaitu antara konsep video klip di Indonesia dengan yang dijadikan di Los Angeles tak sama dan malah nampak dipaksa melebur dalam satu kesatuan. Berdasarkan aku versi Indonesia dengan pakaian – pakaian spektakuler dengan elemen tradisional seperti batik dan kebaya telah amat baik ditambah set sanggar yang megah tetapi ketika dilebur dengan video yang dijadikan di LA nampak jadi timpang karena yang versi David Lehre lebih minimalis, dark, dan sexy. Rasanya akan amat arif apabila video klip Paralyzed dijadikan dalam dua versi bukan dileburkan seperti itu saja karena versi L.A buatan David Lehre amat baik apabila berdiri sendiri dengan konsepnya dan versi Indonesia garapan Alyandra Pandjipoera akan menjadi amat epic dengan wardrobe yang istimewa.

Mendiskusikan fashion Agnes Monica di video klip ini mungkin mengingatkan pada video – video penyanyi luar seperti Lady Gaga, Rihanna, dan Beyonce. Figur sepatu – sepatu unik dan pakaian dari kabel – kabel amat mengingatkan dengan yang dipakai Lady Gaga dalam video Bad Romance juga adegan dalam Phone Booth yang mirip Telephone milik Lady Gaga. Rambut merah keriting mengingatkan aku pada video S&M milik Rihanna dan mungkin Sania pada era Bablas di permulaan 2000-an. Style Agnes Monica dengan shemale dancers mirip dengan perpaduan Sasha-Fierce Era-nya Beyonce juga video klip Freakum Dress dan tone video – video Rated-R Era-nya Rihanna, amat sexy dan dark.

Adegan unggulan aku yaitu ketika Agnes mengaplikasikan kacamata merah dengan tangan dipenuhi tato dan adegan phone booth dimana Agnes mengaplikasikan pakaian berbahan jeans di dalam phone booth yang bermotif batik. Kedua adegan hal yang demikian amat menawan dan unik juga ketika Agnes menari bali ketika interlude mengaplikasikan kebaya yang dipadu padankan dengan celana bermotif unik juga sepatu hak tinggi yang juga tak keok unik. Dari segi koreografi, tarian Agnes dan tim penari di Los Angeles memang amat matang dan powerful tak keok solid dengan penari – penari yang tergabung dalam NezIndaHood Dancers. Kekuatan video klip ini berlokasi pada keunikan pakaian – pakaian Agnes yang dicampur dengan nuansa tradisional Indonesia.

Overall video klip ini amat menghibur tetapi masih jauh dari ekspektasi aku, juga masih amat disayangkan karena kurang orisinilnya gaya Agnes Monica dalam video klip Paralyzed ini. Godai Saya Lagi sejauh ini masih menjadi masterpiece dalam sejarah video klip Agnes Monica. Saya tak bertujuan untuk menjatuhkan Agnes karena amat suka Agnes semenjak kecil tetapi tak ada salahnya untuk memberi masukkan agar Agnes semakin maju dan kariernya di luar Indonesia semakin maju. Bravo Agnezmo, you really got me paralyzed!! 🙂

error: Content is protected !!